
Ada banyak tools untuk mengecek kecepatan transfer antara dua server. Dalam hal ini kami menggunakan tools yang cukup populer yaitu iperf3.
Yuk langsung aja kita praktekan saja.
Cara installasi iperf3
Pertama kamu harus install dulu.
yum install iperf3
Jika sudah, cek versi yang kamu gunakan.
[root@server ~]# iperf3 --versioniperf 3.5 (cJSON 1.5.2)Linux nagios.natanetwork.co.id 4.18.0-372.26.1.el8_6.x86_64 #1 SMP Tue Sep 13 06:07:14 EDT 2022 x86_64Optional features available: CPU affinity setting, IPv6 flow label, SCTP, TCP congestion algorithm setting, sendfile / zerocopy, socket pacing, authentication
Yang terbaru adalah versi 3.9 dan sudah support untuk bidirectional alias testing kecepatan dua sisi upload dan download.
Cara penggunaan iperf3
Siapkan dua server A dan B. Satu sebagai server, dan satunya sebagai client.
OK, kita aktifkan dulu untuk sisi server.
[root@serverA ~]# iperf3 -s -B 10.222.222.222-----------------------------------------------------------Server listening on 5201-----------------------------------------------------------
paramater -s adalah server, -B adalah binding / listen ke IP yang mana. Sesuaikan
Lanjut kita set di sisi Client.
[root@serverB ~]# iperf3 -c 10.222.222.222
Artinya server B melakukan kirim data ke server A
Berikut hasilnya :
Connecting to host 10.200.200.220, port 5201[ 5] local 10.200.200.254 port 39478 connected to 10.200.200.220 port 5201[ ID] Interval Transfer Bitrate Retr Cwnd[ 5] 0.00-1.00 sec 93.4 MBytes 783 Mbits/sec 0 1.78 MBytes [ 5] 1.00-2.00 sec 102 MBytes 860 Mbits/sec 0 1.84 MBytes [ 5] 2.00-3.00 sec 106 MBytes 891 Mbits/sec 0 1.93 MBytes [ 5] 3.00-4.00 sec 93.8 MBytes 786 Mbits/sec 158 986 KBytes [ 5] 4.00-5.00 sec 67.5 MBytes 566 Mbits/sec 0 1.03 MBytes [ 5] 5.00-6.00 sec 72.5 MBytes 608 Mbits/sec 0 1.08 MBytes [ 5] 6.00-7.00 sec 75.0 MBytes 629 Mbits/sec 0 1.12 MBytes [ 5] 7.00-8.00 sec 76.2 MBytes 640 Mbits/sec 0 1.16 MBytes [ 5] 8.00-9.00 sec 80.0 MBytes 671 Mbits/sec 0 1.20 MBytes [ 5] 9.00-10.00 sec 83.8 MBytes 703 Mbits/sec 0 1.25 MBytes - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -[ ID] Interval Transfer Bitrate Retr[ 5] 0.00-10.00 sec 851 MBytes 714 Mbits/sec 158 sender[ 5] 0.00-10.04 sec 849 MBytes 709 Mbits/sec receiver
Jika kita amati, pengetesan speed bandwidth ini menggunakan protokol TCP dengan open 1 connection saja.
Kalo kamu ingin multiple connection / conccurent, bisa gunakan parameter -P
[root@serverB ~]# iperf3 -c 10.222.222.222 -P 5
Artinya akan open 5 connection secara bersamaan dengan tujuan bisa mendapatkan bandwidth yang lebih besar.
Adapula parameter -u adalah UDP, by default menggunakan TCP dan bisa kamu ubah menjadi UDP.
Kesimpulan
Ada banyak cara untuk melakukan speedtest bandwidth. Kamu pengguna mikrotik bisa menggunakan namanya btest (bandwidth test). Biasanya digunakan antar 2 perangkat Mikrotik. Namun penggunaan iperf3 umumnya digunakan di lingkungan Linux server. Sesuai tutorial diatas, cara penggunaan iperf3 cukup mudah tinggal kamu spesifikasikan mana server dan client. Sisi client tinggal melakukan request kirim data ke server dan didapat hasil kecepatannya. Gunakan parameter --bidir untuk mendapatkan hasil test bandwidth secara dua arah (upload & download bersamaan) khusus di iperf3 versi 3.9 atau diatasnya.
Semoga artikel ini bermanfaat dan langsung aja kamu coba ya!



