Cara export dan import Database MySQL melalui phpmyadmin

import export database phpmyadmin

sebelumnya kami pernah membuatkan tutorial bagaimana cara import dan export database menggunakan perintah CLI di Linux. Namun, mungkin kamu tidak familiar dengan cara-cara tersebut dan mau cari gampang nya via GUI.

Yuk simak tutorial kami ini sampai habis ya. Mudah saja kok caranya. :)

 

Pengertian dasar

Kamu harus tau beberapa istilah dasar dalam database dahulu ya.

  • Nama Database : dalam pembuatan satu database, perlu dinamakan nama database.
  • Username Database : Setiap database bisa diakses oleh user-user tertentu. Tentunya user ini pada username nya sendiri ya.
  • Password Database : Untuk akses sebuah database, diperlukan username dan password.
  • Tabel : Didalam satu database, bisa terdapat banyak tabel. Dan didalam tabel terdapat kolom dan row.

NOTE: user dan password database bisa di assign untuk hanya bisa akses ke database tertentu saja.

 

Export Database

Cara mudah kamu tinggal login masuk ke phpmyadmin.

phpmyadmin

  • Setelah itu kamu akan dihadapkan halaman phpmyadmin
  • Pilih nama database yang mau kamu export. contoh dibawah ini kami pilih "reda_db21r"
    pilih satu database

  • Pilih menu Export dan ikuti petunjuk berikutnya yaitu klik tombol Export.
    export database

  • hasil export biasanya dalam bentuk format xxxxxx.sql

 

Import Database

Hal yang sama juga bisa dilakukan untuk import database yaitu melalui GUI phpmyadmin.

Pastikan kamu sudah membuat Database baru kosongan ya, lalu baru setelah itu kamu import.

import database

Dalam proses import ini, kamu bisa upload file dengan format xxxx.sql atau xxxxx.sql.zip

Ada keterbatasan dalam proses import database melalui phpmyadmin, yaitu ada max upload file yang bisa kamu upload. Dalam screenshot diatas tertulis Max: 100MB.

Sudah jelas kan skarang? Solusi supaya bisa upload file lebih dari 100MB adalah menggunakan metode import database via CLI.

 

Kesimpulan

Jika file database kamu berukuran cenderung kecil, maka menggunakan metode import dan export phpmyadmin adalah solusi mudah dan cepat. Namun, kalo file database kamu besar sekali. Tentu menggunakan import dan export via CLI jauh lebih praktis. Terima kasih telah menyimak hingga habis, semoga artikel ini bermanfaat ya bro!

  • 0 Utilisateurs l'ont trouvée utile
Cette réponse était-elle pertinente?

Articles connexes

Add User and Privileges into a Database(s)

Didalam pembuatan database mysql / posgresql, terdapat user dan password yang memiliki akses...

Aktifkan remote database di hosting cPanel

Remote database hanya berlaku pada MySQL.Dalam hal ini terdapat beberapa langkah untuk...

Tutorial Backup database dan source code pada VPS anda menggunakan shell script

backup adalah hal yang sangat penting jika anda merasa file/data anda berharga.terdapat berbagai...

Tutorial menjalankan PHP script dengan database noSQL Redis

Sudah umum bagi kita menggunakan database seperti Mysql / Postgresql (RDMBS).tetapi ada hal yang...

Mysql dengan storage engine MyISAM atau InnoDB

Dua Storage Engine utama penyimpanan tabel untuk database MySQL adalah InnoDB dan MyISAM....

VPS Indonesia cuma 40rb Hosting Gratis Domain

Powered by WHMCompleteSolution