mengambil data penting pada server dengan mode rescue mode dan chroot

Terkadang kita dapat melakukan kesalahan yang mengakibatkan cukup fatal pada server yang kita setup, tentunya hal ini akan membuat semua orang panik dan bingung bagaimana cara memperbaiki masalah ini. Tentu data penting ada semua didalam server tersebut, dan asumsi server gagal booting kedalam OS Linux. Apa yang harus kamu lakukan jika ini terjadi ?

Biasanya hal ini dapat diatasi dengan cara masuk ke mode emergency atau dikenal sebagai mode rescue mode. Contoh kasus sederhana yang memerlukan mode rescue mode adalah :

  • lupa password root : merubah password root dari rescue mode
  • kernel / grub error : pembenahan dengan cara install kernel terbaru atau bahkan reinstall grub agar booting OS Linux kembali normal
  • layanan suspended : tepaksa kamu harus pindah ke provider lain yang mengharuskan kamu mengambil data penting dari jalur belakang (rescue mode)

 

Berikut tutorial sederhana cara kamu agar tetap dapat mengambil data penting pada server OS Linux :

  1. Pastikan kamu punya akses kedalam rescue mode, salah satu cara masuk ke rescue mode adalah booting dengan DVD/ISO OS Linux tersebut
    Contoh kasus OS Centos 7,
    - booting ke ISO Centos7
    - masuk menu Troubleshooting

    - Pilih Rescue a CentOS Linux system

    - pilih no 1: continue

    - masuk kedalam sistem kamu dengan mengetikan: chroot /mnt/sysimage

    - terlihat bahwa sistem mendeteksi OS linux centos dan partisi sudah otomatis di mount ke /mnt/sysimage
    silahkan lanjutkan dengan mengetikkan:

    chroot /mnt/sysimage

  2. Jika kamu berhasil hingga tahap chroot, maka kamu sudah memasuki environment server dari sisi rescue mode. kemudian kamu bisa melakukan banyak hal disana, seperti start service mysql , atau service lainnya yang ingin kamu ambil.
  3. Contoh jika kamu ingin mengambil data penting database, pastikan mysql service sudah di start dan gunakan perintah export mysqldump

    service mysql start
    mysqldump -u root idolakui_dc > idolakui_dc.sql

  4. lalu file sql tersebut dapat kamu transfer keluar server menggunakan perintah scp

    scp -P 22 idolakui_dc.sql root@hostname-server.com:/root/

  5. Semua file yang ada di server dapat kamu selamatkan, utamakan file yang penting terlebih dahulu.

 

Kesimpulan

Pengetahuan tentang rescue mode sangat penting, terutama jika kamu mengalami masalah pada server yang mengakibatkan gagal booting OS. Akan tetapi yang tidak kala penting adalah selalu rajin-rajin melakukan backup secara berkala jika dirasa data kamu adalah sesuatu yang sangat penting. Secara umum semua layanan server terutama dengan OS Linux memiliki fasilitas rescue mode dimana kamu diberi kesempatan untuk membenarkan error atau permasalahan pada OS dari sisi belakang, baik itu jika memungkinkan di perbaiki atau bahkan jika tidak memungkinkan, kamu bisa mengambil setidaknya data-data penting terlebih dahulu dan dipindahkan ke server baru lainnya.

  • rescue mode, linux
  • 0 Users Found This Useful
Was this answer helpful?

Related Articles

Pengertian tentang raid hardware dan raid software

Jika anda memiliki dedicated server, pengetahuan dasar tentang raid harus sudah dimiliki....

Tutorial mengganti hardisk yang rusak pada raid 1 software

setiap hardisk pasti ada umur nya, dan kita harus bisa mengantisipasi jika salah satu hardisk...

mengetahui performance suatu storage dengan menghitung IO transfer rate dan IOPS

Terkadang kita hanya melihat performance suatu server hanya dari ram dan processor yang dimiliki....

Mengirimkan notifikasi jika ada storage yang rusak pada raid software di OS Linux

Jika kalian menggunakan raid sofrware dengan bantuan mdadm, maka anda bisa memanfaatkan fasilitas...

Mengirimkan notifikasi jika ada storage yang rusak pada raid hardware Lsi dengan OS Linux

Jika menggunakan raid hardware Lsi, maka berikut cara mudah untuk mendapatkan notifikasi email...

Powered by WHMCompleteSolution